Arti Kode Besi Beton: BJTP vs BJTS, 280 dan 420 (Lengkap)
26/10/2026
Material konstruksi yang sering disebut sebagai besi tulang beton ini memang telah lama menjadi andalan untuk berbagai proyek konstruksi. Selain itu, banyak tersedia pilihan besi beton dengan berbagai dimensi dan ukuran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Tapi awas, jangan sembarangan pakai besi beton ya! Karena, jenis besi ini ada banyak dan masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. Nah, agar tidak salah pakai, yuk kenali dahulu apa arti kode besi beton dan masing-masing fungsinya.
Mengenal Spesifikasi Besi Beton
Besi beton sering disebut juga sebagai steel bar atau steel rebar (reforcing bar) dalam bahasa Inggris. Bagi yang belum tahu besi beton dengan baik mungkin penasaran, apa sih kegunaan besi beton dalam sebuah bangunan?
Besi beton bekerja saling melengkapi dengan beton karena beton kuat terhadap tekanan tetapi lemah terhadap tarikan dan besi beton sangat kuat terhadap tarikan. Kombinasi keduanya kemudian menghasilkan struktur beton bertulang atau reinforcement concrete.
Jenis besi beton yang paling sering digunakan adalah baja karbon berlapis stainless steel, serat kaca, serat karbon, dan serat basalt. Sesuai dengan SNI besi beton 07-2052-2002, pada proses pembuatannya, besi beton harus terhindar dari kandungan serpihan, lipatan, dan awet retakan.
Berat dan Ukuran Besi Beton
Dalam pedoman SNI besi beton, spesifikasi seperti jenis besi beton, ukuran, panjang, berat besi, dan toleransi penyimpangan dari standar telah ditentukan. Contohnya, standar besi beton yang ditentukan yaitu antara 0,222 kg/m sampai 17,4 kg/m dengan toleransi maksimal sampai 3,5% dari batasnya.
Oleh karena itu, harga material besi bangunan ini sangat dipengaruhi oleh ukurannya, terutama diameternya. Misalnya, ukuran besi beton dengan diameter 3,8 mm hingga 18,8 mm memiliki rentang harga sekitar Rp11 ribu hingga Rp218 ribu per batangnya.
Arti Kode Besi Beton sesuai SNI
Secara umum, terdapat dua jenis besi beton yang diwakili dengan kode BjTD dan BjTP. Arti kode besi beton tersebut menandakan perbedaan spesifikasi dan fungsinya.
BjTD (Baja Tulang Deform) adalah jenis besi beton bertekstur kasar, sedangkan BjTP (Baja Tulang Polos) adalah jenis besi beton bertekstur polos. Kedua jenis besi beton tersebut memiliki keistimewaan yang sama dari segi manfaat dan kegunaannya.
Beberapa keistimewaan besi beton di antaranya:
Pemasangan mudah dengan menggunakan fabrikasi bengkel, bersifat homogen sehingga kualitas dan mutu bahannya terjamin.
Memiliki tingkat deformasi yang baik meskipun dalam tegangan tinggi sehingga bangunan tak akan roboh. Mudah dipotong dan disambung dengan cara dilas.
Besi beton bekas dapat dilebur dan didaur ulang untuk digunakan kembali dengan perawatan yang tepat, besi beton dapat bertahan sangat lama tanpa mengalami penurunan kualitas.
Arti Kode Besi Beton
Salah satu hal yang membedakan besi beton polos dan ulir adalah titik luluhnya (yield strength). Saat ini, besi beton polos hanya mempunyai satu kelas titik luluh yakni TP 280 (Tulangan polos, 280 MPa). Sedangkan besi beton ulir memiliki enam kelas, yakni: TS 280, TS 420A, TS 420B, TS 520, TS 550, dan TS 700. Dua kelas yang umum dan sering digunakan di Indonesia adalah TS 280 (Tulangan sirip, 280 MPa dan Tulangan sirip, 420 MPa).
1. BjTP 280
BjTP (Baja Tulangan Polos) atau BjTP 280 adalah kode yang menunjukkan bahwa besi beton tersebut merupakan baja tulangan yang memiliki permukaan polos, berpampang bundar artinya tidak memiliki sirip atau ulir di permukaannya. Biasanya, besi beton dengan kode BjTP digunakan untuk proyek konstruksi yang tidak memerlukan kekuatan tambahan dari uliran, seperti pembangunan dinding atau kolom beton. TP 280 menunjukan bahwa besi beton tersebut merupakan besi beton polos dengan kekuatan tarik dengan grade 280.
2. BjTS 280
BjTS (Baja Tulangan Sirip) atau BjTS 280 adalah kode yang menandakan bahwa besi beton tersebut telah diproses dengan penambahan sirip atau ulir di permukaannya. Uliran tersebut memiliki fungsi untuk meningkatkan daya rekat besi beton dengan beton sekitarnya, sehingga memberikan kekuatan tambahan pada struktur bangunan. Besi beton dengan kode BjTS umumnya digunakan untuk proyek konstruksi yang membutuhkan kekuatan ekstra, seperti pembangunan balok atau tiang beton. TS 280, berati besi beton tersebut memiliki grade 280.
3. BjTS 420
Sama seperti penjelasan BjTS 280, BjTS 420 merupakan besi beton dengan permukaan ulir yang memiliki grade 420. Besi beton ulir, terutama dengan kekuatan tarik yang tinggi seperti TS 420, cocok digunakan pada proyek-proyek yang menuntut tingkat keamanan dan kestabilan yang tinggi. Semakin tinggi kekuatan tariknya, semakin tahan terhadap beban tarik, sehingga cocok untuk proyek-proyek yang membutuhkan tingkat kekuatan tertentu.
Kesimpulan
Kode-kode seperti TS 280, TP 280, dan TS 420 sangat penting untuk dipahami oleh para profesional konstruksi, terutama dalam pemilihan dan penggunaan besi beton yang sesuai dengan kebutuhan proyek. Dengan memahami arti dan jenis-jenis besi beton tersebut, kita dapat memastikan keberhasilan dan keamanan dari proyek konstruksi yang sedang atau akan dilaksanakan.
Jika Anda membutuhkan besi beton dengan spek seperti TS 420 Dunia Material sebagai Distributor Besi Beton merupakan pilihan yang tepat. Dapatkan harga besi beton terbaik hanya di Dunia Material! Klik logo WA dibawah ini untuk terhubung dengan kami